terkini24.com,- Andrea Pirlo gagal dipilih sebagai pelatih Timnas Italia setelah skandal keterlibatannya dengan perusahaan judi Rusia, Fonbet, memicu tekanan politik dan publik pada Juli 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, terpaksa menarik tawaran kepelatihan setelah kontroversi itu memicu protes luas, sementara Paolo Maldini, yang mengusulkan nama Pirlo, mengancam akan mengundurkan diri dari jabatannya jika keputusan itu tetap dipertahankan.

Pirlo sebelumnya menjadi kandidat utama menggantikan Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola yang menolak tawaran FIGC. Namun, munculnya fakta bahwa ia menjabat sebagai brand ambassador global Fonbetโ€”termasuk kunjungannya ke Moskow pada Mei 2026โ€”menjadi titik balik. Di Italia, iklan perjudian dilarang keras, sehingga hubungan profesionalnya dengan perusahaan itu dianggap bertentangan dengan nilai-nilai olahraga dan etika kepelatihan tim nasional.

Melalui pernyataan resmi di Instagram, Pirlo menegaskan bahwa kerja sama dengan Fonbet murni bersifat komersial dan tidak ada muatan politis. Ia menyatakan keputusan itu lahir dari pengalaman karier di Uni Emirat Arab dan menekankan rasa hormatnya terhadap FIGC, Maldini, dan Leonardo yang telah mempercayainya sebagai calon pelatih.

Namun, tekanan dari politisi dan opini publik tak bisa diabaikan. Maldini, yang menjabat sebagai direktur teknis FIGC, secara terbuka menyatakan bahwa keberlanjutan perannya di federasi tergantung pada integritas keputusan kepelatihan tim nasional. Jika Pirlo tetap diangkat meski dalam kontroversi, ia siap mengundurkan diri.

Hingga kini, FIGC belum mengumumkan pengganti Pirlo, dan proses pencarian pelatih baru masih berlangsung dalam keadaan tegang.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading