terkini24.com,- Atlet panjat tebing muda Indonesia, Ardana Cikal Damarwulan, meraih medali emas di nomor boulder Kejuaraan Panjat Tebing Asia Junior 2026 di Guiyang, China, pada Sabtu (22/8). Dengan skor 69,7 poin, remaja berusia belum genap 16 tahun itu unggul tipis 0,5 poin dari pesaing terdekatnya, membawa bendera Merah Putih berkibar di ajang kontinental tersebut. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya kuat di nomor speed, tetapi juga mampu bersaing di cabang boulder yang mengandalkan teknik dan kekuatan. Cikal menjadi atlet pertama dari Indonesia yang meraih emas di nomor ini pada kejuaraan Asia Junior.
Dalam wawancara melalui rilis resmi PP FPTI, Cikal mengungkapkan intensitas persiapannya selama beberapa minggu menjelang kompetisi. Ia menjalani serangkaian simulasi di Pelatnas dan menyelesaikan berbagai jalur sulit untuk memperkuat ketahanan dan strategi. โSaya fokus pada project-project jalur, terutama yang punya tantangan teknis tinggi,โ ujarnya. Meski telah meraih emas, Cikal tak puas. Ia menyadari masih ada banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama kekuatan otot dan kemampuan menyelesaikan jalur slabโdinding dengan kemiringan negatif yang membutuhkan keseimbangan ekstra.
Berbeda dengan nomor speed yang mengandalkan kecepatan memanjat dinding 15 meter, boulder berlangsung di tembok setinggi 4โ5 meter dengan penilaian berdasarkan jumlah rute yang berhasil diselesaikan dalam batas waktu. Sesi kualifikasi memberi waktu lebih lama dibanding babak semifinal atau final, menuntut atlet memiliki ketahanan mental dan fisik yang matang. Kejuaraan yang berlangsung hingga 26 Agustus itu diikuti 13 atlet muda Indonesia, terdiri dari enam putra dan tujuh putri, yang bertanding di berbagai kategori U17 dan U19, termasuk lead, boulder, dan speed baik perorangan maupun relay.

















