terkini24.com,- Timnas Argentina resmi mengumumkan niat mengajukan banding terhadap sanksi berat yang dijatuhkan FIFA, menyusul insiden pasca-final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Hukuman yang dijatuhkan pada Jumat, 21 Agustus 2026, mencakup denda sebesar 321.000 dolar AS, larangan bermain bagi sejumlah pemain, pembatasan penonton di kandang, dan sanksi bagi staf teknis. Sanksi diberikan terkait pelanggaran pasal 13, 14, 15, dan 17 FIFA, yang mencakup penyebaran spanduk Malvinas di semifinal, nyanyian diskriminatif, serta keributan pemain setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol.
Pemain Leandro Paredes menerima larangan bermain selama 10 pertandingan karena mencekik Eric Garcia dan mendorong Gavi, sementara Nahuel Molina dihukum 7 laga akibat menonjok Rodri. Thiago Almada mendapat sanksi satu pertandingan, dan staf ofisial Roberto Ayala dilarang mendampingi tim selama tiga laga. Selain itu, Argentina dikenai pembatasan penonton hingga 50 persen kapasitas stadion dalam dua pertandingan kandang berikutnya.
Federasi Sepakbola Argentina (AFA) menyatakan akan meminta penjelasan resmi dari FIFA terkait dasar hukuman, dan bersiap mengajukan banding ke Komite Banding FIFA, dengan opsi lanjutan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) jika diperlukan. AFA menegaskan langkah ini diambil untuk membela hak-hak asosiasi dan para pemainnya.

















