terkini24.com,- Arsenal berencana merekrut Vinicius Jr dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026, namun proses ini terhambat oleh tuntutan gaji fantastis dan ketidakpastian masa depan pemain di Santiago Bernabéu. Klub asal London itu ingin mengisi posisi sayap kiri yang kosong pasca kepergian Leandro Trossard dan penurunan performa Gabriel Martinelli, namun kesepakatan transfer tidak hanya bergantung pada harga transfer sekitar 160 juta Euro, melainkan juga pada kesediaan Arsenal membayar gaji bersih hingga 500 ribu Euro per minggu setelah pajak — angka yang akan menjadikan Vinicius sebagai pemain dengan gaji tertinggi di kubu The Gunners, melebihi Bukayo Saka.
Real Madrid sendiri masih mempertimbangkan opsi perpanjangan kontrak Vinicius hingga 2030, meski pemain asal Brasil itu menolak tawaran gaji bersih sekitar 380 ribu Euro per minggu yang diajukan klub. Situasi semakin kompleks setelah Madrid dikabarkan telah mengamankan transfer Yan Diomande dari RB Leipzig, pemain berposisi serupa yang bisa menggantikan peran Vinicius di lini serang. Dengan kebutuhan strategis yang mulai terpenuhi, Real Madrid pun dianggap kurang terdorong untuk melepaskan bintangnya, terlebih jika tuntutan finansial Arsenal dianggap terlalu berisiko.
Pertimbangan finansial Arsenal kini berada di titik kritis: apakah perlu mengambil langkah radikal dengan mengorbankan struktur gaji tim demi mendatangkan salah satu pemain terbaik dunia, atau lebih baik memilih jalur aman dengan mencari alternatif yang lebih terjangkau? Hingga kini, negosiasi tetap berjalan tanpa kepastian, dan masa depan Vinicius Jr masih menjadi teka-teki di pasar transfer Eropa.
















