terkini24.com,- Cristiano Ronaldo terancam dikenai sanksi skorsing oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan timnas tanpa izin menjelang laga UEFA Nations League melawan Denmark pada akhir September 2020. Keputusan itu diambil berdasarkan Pasal 160 ayat 2 Regulasi Disiplin FPF, yang mengatur hukuman bagi pemain yang meninggalkan kegiatan tim nasional secara sepihak. Ronaldo, yang saat itu masih menjabat sebagai kapten tim, langsung menjalani skorsing sementara sejak pengumuman kepergiannya pada 30 September. Ia kemudian mengakui kesalahan melalui pernyataan resmi di media sosial pada 6 Oktober, meminta hukuman yang setimpal dan meminta maaf kepada rekan-rekannya.
Konflik bermula setelah Ronaldo tidak dimainkan dalam laga melawan Norwegia, meski telah dipersiapkan untuk turun lapangan. Menurut sejumlah sumber, ia merasa pelatih Jorge Jesus melanggar kesepakatan pribadi mengenai perannya dalam tim. Jesus kemudian mengonfirmasi bahwa Ronaldo tidak akan menjadi starter melawan Denmark, yang memicu keputusan Ronaldo untuk meninggalkan pemusatan latihan. Pengacara olahraga Goncalo Almeida memprediksi hukuman yang akan dijatuhkan relatif ringanโ15 hari skorsing dan denda 255 euroโkarena pengakuan kesalahan Ronaldo dianggap sebagai faktor peringan.
FPF masih menunggu keputusan akhir dari Dewan Disiplin, yang berwenang menjatuhkan hukuman antara satu hingga enam bulan. Namun, karena Ronaldo mengakui kesalahan, kemungkinan besar hukuman akan dipangkas setengahnya. Ia juga secara terbuka mengakui bahwa statusnya sebagai kapten memperberat tindakannya, dan menegaskan komitmennya untuk memperbaiki hubungan dengan federasi dan tim.

















