terkini24.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan kemungkinan larangan kehadiran suporter tandang di Super League 2026-2027 akan dicabut, asalkan operator liga dan klub memenuhi sejumlah syarat ketat yang ditetapkan FIFA. Kebijakan ini, yang berlaku sejak tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022, kini menjadi topik pembahasan serius antara PSSI, operator kompetisi, dan badan sepak bola dunia. Erick menekankan bahwa FIFA masih mengingat catatan kelam tersebut dan menuntut jaminan keamanan yang komprehensif sebelum keputusan resmi diambil.

Menurut Erick, operator Liga telah menyampaikan rencana pencabutan larangan tersebut untuk diterapkan mulai musim depan. PSSI sendiri telah mengajukan usulan ini ke FIFA dan menerima respons yang terbuka namun penuh peringatan. โ€œFIFA memberi catatan yang cukup kompleks dan mengingatkan noda hitam yang pernah terjadi di Indonesia,โ€ ujar Erick. Ia menegaskan, keputusan akhir akan bergantung pada tanggung jawab klub dan operator dalam menjaga ketertiban, dengan kemungkinan larangan bisa diberlakukan kembali jika terjadi pelanggaran.

Baca Juga:

Erick menambahkan, keberhasilan reintegrasi suporter tandang tidak hanya soal infrastruktur stadion, tetapi juga budaya keamanan dan kerja sama antar-pihak. Ia meminta seluruh stakeholder sepak bola nasional untuk tidak menganggap remeh persyaratan yang diberikan FIFA, mengingat reputasi sepak bola Indonesia masih dalam proses pemulihan pasca-tragedi Kanjuruhan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading