terkini24.com,- Pelatih Barcelona Hansi Flick menghadapi tekanan dari sejumlah pemain terkait kebijakan wajib menginap di hotel setelah pertandingan, terutama saat jadwal bertanding padat. Kebijakan ini memicu ketidaknyamanan di ruang ganti, dengan sebagian pemain lebih memilih beristirahat di rumah bersama keluarga demi pemulihan mental dan fisik yang lebih optimal. Konflik ini memuncak setelah tim harus menginap di Sevilla usai menang 5-2 atas Real Betis, lalu langsung terbang ke Paris menghadapi PSG hanya dua hari kemudian.

Flick, yang menerapkan pendekatan ketat dalam pemulihan pemain, melibatkan konsultan tidur Anna West untuk memantau suhu kamar, kualitas tidur, hingga penggunaan gawai. Ia menilai gangguan jadwal perjalanan berdampak pada kesegaran tim, terutama setelah kekalahan beruntun dari PSG dan Real Madrid yang mengakhiri rekor sempurna Barcelona. Namun, sejumlah pemainโ€”termasuk para kaptenโ€”menganggap waktu bersama keluarga di rumah justru lebih efektif untuk memulihkan kondisi psikologis, sebuah pandangan yang pernah diakomodasi oleh pelatih sebelumnya seperti Pep Guardiola dan Luis Enrique.

Masalah ini bukan hal baru di Barcelona. Mantan kapten Carles Puyol dan Xavi Hernandez pernah menyerukan pengurangan durasi menginap yang dianggap tidak perlu. Kini, Flick dituntut menyeimbangkan standar ilmiah pemulihan yang ia terapkan dengan kebutuhan pribadi para pemain, mengingat jadwal padat yang menghadapkan Barcelona pada laga kontra Aston Villa dan Atletico Madrid dalam waktu satu pekan ke depan.

Designed with WordPress