terkini24.com,- Tim Chef de Mission (CdM) Indonesia akan mengawal langsung 12 atlet muda terbaik yang akan berlaga di Youth Olympic Games 2026 di Dakar, Senegal, mulai 31 Oktober hingga 13 November mendatang. Dalam upaya memaksimalkan kesiapan atlet, CdM menerapkan skema keberangkatan bertahap, katering gizi khusus, dan pendampingan intensif hingga pulang ke tanah air. Semua atlet akan diberangkatkan dalam tiga kloter, dengan kloter pertama termasuk atlet bulu tangkis berangkat pada 27 Oktober, empat hari sebelum pembukaan ajang.
Indonesia akan diwakili oleh atlet di sembilan cabang olahraga: atletik, renang, bulu tangkis, balap sepeda, berkuda, judo, skateboard, triathlon, dan wushu. Dari jumlah tersebut, bulu tangkis hanya diwakili dua atlet, yakni Rayhan Pandu Aksara (tunggal putra) dan Miftaqul Putri Ayudis (tunggal putri). Tim CdM, dipimpin Ita Yuliati, menekankan bahwa para atlet ini merupakan aset strategis masa depan olahraga nasional, sehingga tidak akan dibiarkan sendiri seperti pada ajang sebelumnya.
Untuk memastikan kebutuhan fisik dan nutrisi terpenuhi, CdM berkoordinasi erat dengan KBRI Dakar dan Duta Besar Indonesia di Senegal. Setiap atlet memiliki kebutuhan gizi dan pantangan makanan yang berbeda, yang telah didokumentasikan dan disampaikan kepada pihak KBRI untuk difasilitasi dengan katering khusus. โKami ingin memastikan semuanya terlaksana dengan baikโcuaca, makanan, hingga kenyamanan logistik,โ ujar Ita saat meninjau persiapan di Pelatnas PBSI, Jakarta Timur, pada 13 Oktober lalu.
Keberangkatan dibagi menjadi tiga gelombang: kloter pertama 27 Oktober, kloter kedua 29 Oktober, dan kloter terakhir 3 November. Setiap kloter akan didampingi langsung oleh tim CdM untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses. Meski belum menetapkan target medali, Kemenpora optimistis para atlet dapat tampil maksimal berkat dukungan ilmu olahraga dan pelatihan intensif di pelatnas.
















