Terkini24.com,- Masa depan pelatih Timnas Indonesia John Herdman menjadi bahan evaluasi setelah tim gagal melangkah ke semifinal FIFA ASEAN Cup 2026. Legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan bahwa setiap pelatih wajib menyampaikan laporan resmi pasca-turnamen, terlepas dari hasil yang diraih, dan keputusan kelanjutan kontrak sepenuhnya menjadi tanggung jawab PSSI.
Kurniawan menekankan bahwa keputusan mempertahankan atau mengganti Herdman tidak boleh didasarkan pada emosi, melainkan harus mengacu pada aturan dan kontrak yang berlaku. Ia menilai federasi perlu melihat gambaran besar, termasuk target jangka panjang seperti Piala Asia dan Piala Dunia 2030. Meski demikian, Kurniawan tetap optimistis dengan potensi skuad Garuda, terutama dengan keberadaan pemain diaspora yang bermain di liga-liga top Eropa seperti Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1.
Timnas Indonesia finis di posisi ketiga Grup A setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada 3 Agustus 2026 dan bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada 7 Agustus 2026, dengan total tujuh poin. Kurniawan menyebut turnamen ini sekaligus menjadi peluang untuk memperbaiki performa setelah kegagalan di Piala AFF 2026, dan ia berharap Timnas Indonesia bisa meraih gelar di FIFA ASEAN Cup 2026.

















