terkini24.com,- Kiper Jesus Owono mengaku sedang melewati masa paling berat dalam hidupnya setelah insiden bertabrakan dengan striker CD Tenerife, Jesus de Miguel, yang berujung pada kematian pemain berusia 27 tahun itu. Kejadian bermula pada Senin (2/11) malam di Stadion Heliodoro Rodríguez, saat pertandingan Divisi Dua Liga Spanyol berlangsung. Owono menabrak de Miguel dengan kecepatan tinggi di garis tengah lapangan saat berebut bola, menyebabkan de Miguel terjatuh tak bergerak sambil memegang dada. Pertandingan langsung dihentikan, dan de Miguel dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Owono, yang langsung menerima kartu merah, sempat berlari keluar lapangan sebelum kembali berlari ke tengah lapangan saat menyadari seriusnya situasi. De Miguel sempat dalam keadaan stabil setelah perawatan intensif, namun kondisinya memburuk pada dini hari Selasa (3/11). Pada pagi harinya, CD Tenerife mengumumkan secara resmi bahwa de Miguel telah meninggal dunia.

Dalam pernyataan emosionalnya, Owono mengatakan, “Ini adalah hari-hari tersulit dalam hidup saya. Saya kesulitan menemukan kata-kata dan sangat sulit menerima apa yang telah terjadi.” Ia menambahkan, “Saya merasakan kesedihan yang luar biasa atas kepergian Jesus. Pikiran saya tertuju kepadanya, keluarganya, dan semua orang yang menyayanginya. Saya tahu akan ada banyak hal yang harus dihadapi, dan saya akan menjalaninya dengan penuh rasa hormat. Namun, saat ini, saya tidak bisa memikirkan hal lain selain Jesus dan kesedihan yang kita semua rasakan. Beristirahatlah dengan tenang, Jesus.”

Baca Juga:

Para pemain dari kedua tim terlihat hancur secara emosional usai kejadian itu. Insiden ini menjadi duka mendalam bagi dunia sepak bola Spanyol, dan menjadi momen paling suram dalam karier Owono yang hingga kini masih berjuang menghadapi trauma dan rasa bersalah.

Designed with WordPress