Terkini24.com,- Persib Bandung akan menghadapi tuntutan fisik ekstrem pada Oktober 2026, dengan jadwal lima pertandingan dalam rentang hanya 14 hari di dua kompetisi sekaligus: Liga Super Indonesia dan AFC Champions League Two. Rangkaian pertandingan dimulai pada 14 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, ketika Maung Bandung menjamu The Cong Viettel FC di matchday kedua Grup E ACL Two, menyusul kemenangan 1-0 atas FC Seoul di laga pembuka. Empat hari kemudian, mereka kembali bertanding di kandang melawan Persik Kediri pada 18 Oktober, lalu bertandang ke Madura United pada 22 Oktober, Garudayaksa FC di Pakansari pada 25 Oktober, dan kembali ke Si Jalak Harupat untuk menghadapi Melbourne Victory pada 28 Oktober.

Gelandang tim nasional Indonesia, Thom Haye, mengungkapkan kekhawatiran atas minimnya waktu pemulihan dan tidak adanya peningkatan fasilitas pendukung meski beban pertandingan semakin berat. Ia menyoroti penambahan kompetisi Shopee Cup (ASEAN Club Championship) yang memperberat jadwal, namun tidak diiringi peningkatan infrastruktur atau sumber daya untuk pemulihan pemain. Haye juga menekankan bahwa tim sering harus berpindah-pindah kandang, bukan bermain di Gelora Bandung Lautan Api, yang semakin memperberat logistik dan kondisi fisik para pemain.

Dengan jadwal yang hampir tak berjarak, tim pelatih di bawah arahan Bojan Hodak dihadapkan pada tantangan besar: mengatur rotasi pemain sekaligus menjaga kebugaran optimal di tengah tekanan kompetisi ganda yang tak kenal kompromi.

Baca Juga:

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading