terkini24.com,- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, angkat bicara terkait isu sanksi pengurangan poin yang mengancam klubnya menyusul kerusuhan suporter usai laga melawan Persita Tangerang. Dalam jumpa pers di Persija Training Ground, Selasa (20/10), pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa regulasi FIFA tidak mengenal hukuman pemotongan poin hanya karena kelakuan suporter. Menurutnya, sanksi semacam itu biasanya hanya diberikan untuk kasus pengaturan skor atau manipulasi pertandingan, bukan pelanggaran disiplin di luar lapangan.
Shin menekankan bahwa penanganan kerusuhan suporter seharusnya menjadi tanggung jawab kepolisian dan otoritas berwenang, bukan badan sepak bola. Ia juga menyampaikan peringatan tegas kepada para pendukung Persija agar tidak terlibat dalam aksi anarkis. โKami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dan antusiasme kalian di stadion. Tapi jika sampai memicu masalah dan PSSI terpaksa menggelar pertandingan tanpa penonton, suporter sendiri yang akan rugi,โ ujarnya.
Shin meminta para fans untuk memberikan dukungan positif, karena semangat yang sehat justru bisa memotivasi pemain tampil lebih baik. Ia menekankan bahwa aksi kekerasan tidak hanya merugikan klub, tetapi juga menghilangkan hak para suporter untuk menyaksikan laga langsung di stadion.
Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC pada Rabu (21/10) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dalam laga yang menjadi momen krusial untuk bangkit setelah kekalahan dari Persita Tangerang pekan lalu.

















