terkini24.com,- Piala Presiden 2026 resmi berakhir dengan kemenangan Persebaya Surabaya sebagai juara, namun keberhasilan turnamen ini tak hanya terletak pada gelar, melainkan pada komitmen kuat terhadap transparansi yang terjaga sejak edisi pertama. Ketua Steering Committee Maruarar Sirait menegaskan, audit independen oleh PwC Indonesia menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik, sementara siaran televisi mencatat rekor share 45,3 persen pada laga final Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pada Kamis, 6 Agustus 2026โ€”angka tertinggi sepanjang sejarah turnamen sejak 2015.

Selain laporan rating dan distribusi siaran, penyelenggara secara terbuka mengumumkan tiga kandidat pemenang lomba jurnalistik, memungkinkan masyarakat ikut menentukan pemenang melalui voting langsungโ€”langkah baru yang memperkuat partisipasi publik. Dana sebesar Rp100 miliar yang digelontorkan untuk penyelenggaraan juga telah diaudit dan dinyatakan wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh PwC, menjadikan Piala Presiden satu-satunya turnamen pramusim di Indonesia yang mempertahankan akuntabilitas finansial selama delapan tahun berturut-turut.

Di tengah arus disrupsi media, keberhasilan Piala Presiden 2026 dalam mempertahankan keterbukaan dan keterlibatan publik dianggap sebagai sinyal positif bahwa sepak bola masih mampu menjadi oasis pemersatu bangsa. Penyelenggara juga mengonfirmasi rencana menjadikan turnamen ini sebagai wadah uji coba Timnas Indonesia di masa mendatang, sebuah wacana yang kini dinantikan para pencinta sepak bola nasional.

Dengan konsistensi dalam transparansi, inovasi partisipatif, dan kolaborasi profesional, Piala Presiden 2026 bukan sekadar ajang persiapan pramusimโ€”tapi bukti nyata bahwa olahraga bisa berjalan dengan integritas.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading