terkini24.com,- RD Kongo mencatatkan momen bersejarah di Piala Dunia 2026 setelah berhasil lolos ke fase gugur untuk pertama kali dalam sejarah keikutsertaannya. Kepastian itu diraih setelah tim berjuluk The Leopards menang dramatis 3-1 atas Uzbekistan dalam laga terakhir Grup K, Minggu (28/6/2026) pagi WIB di Atlanta Stadium.

Ditandai dengan kekalahan 0-1 di menit ke-10, tim asuhan pelatih Florent Ibenge nyaris kehilangan harapan. Namun, semangat juang yang membara memicu kebangkitan luar biasa di babak kedua. Yoane Wissa menyamakan kedudukan lewat penalti yang dieksekusi dengan dingin di menit ke-68, membangkitkan percaya diri seluruh tim dan pendukungnya yang memadati stadion.

Tiga belas menit kemudian, Fiston Mayele menciptakan sejarah tersendiriโ€”menjadi pemain pertama yang pernah bermain di Liga Premier Tanzania dan sukses mencetak gol di ajang Piala Dunia. Golnya yang tajam melewati kiper Abduvohid Nematov mengubah keunggulan menjadi 2-1 untuk RD Kongo. Kemenangan semakin dipastikan di masa tambahan waktu, ketika Wissa kembali menjadi pahlawan dengan tendangan jarak jauh yang mengoyak gawang lawan di menit ke-90+1.

Dengan kemenangan ini, RD Kongo mengakhiri fase grup di posisi ketiga Grup K dengan empat poin, mengungguli Uzbekistan yang gagal meraih angka sama sekali. Kolombia finis di puncak klasemen dengan tujuh poin, sementara Portugal menempati posisi kedua dengan lima poin.

Penampilan gemilang Yoane Wissa menjadi kunci utama keberhasilan tim. Pemain yang bermain untuk klub Prancis, Lille, ini telah mencetak gol penting sejak laga pembuka melawan Portugal yang berakhir imbang 1-1. Kombinasi kecepatan, presisi, dan ketenangan di depan gawang menjadikannya bintang tak terbantahkan di turnamen ini.

Perayaan tak terbendung pun melanda Kinshasa dan berbagai kota di Afrika Tengah, di mana ribuan pendukung memadati jalanan, menyalakan kembang api, dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh kebanggaan. Ini adalah pertama kalinya RD Kongo melangkah ke babak 32 besar sejak pertama kali tampil di Piala Dunia pada 1974.

Selanjutnya, RD Kongo akan menghadapi juara Grup L, Inggris, dalam laga yang dijadwalkan berlangsung di Seattle. Meski menjadi underdog, tim asal Afrika itu telah membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim yang mudah dipandang remeh. Dengan semangat yang membara dan kepercayaan diri yang meningkat, The Leopards siap mengejutkan dunia lagiโ€”mengubah mimpi menjadi kenyataan di panggung sepak bola terbesar di muka bumi.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading