terkini24.com,- Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Sabtu (4/7), menyaksikan timnas Tanjung Verde tersingkir setelah kalah 3-2 dari Argentina dalam laga yang berlangsung hingga perpanjangan waktu. Meski tak lolos ke babak berikutnya, tim asuhan Pedro Brito memperoleh pujian luas setelah menahan juara bertahan hingga tambahan waktu, setelah sebelumnya tak terkalahkan di fase grup.
Laga dimulai dengan gol Lionel Messi di babak pertama, namun Deroy Duarte menyamakan kedudukan untuk Tanjung Verde di awal babak kedua. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Di masa tambahan, Lisandro Martinez memberi Argentina keunggulan, tapi Sidny Lopes kembali menyamakan lewat tendangan melengkung yang memukau. Gol bunuh diri Diney pada menit terakhir perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan Argentina, sekaligus mengakhiri perjalanan Tanjung Verde yang penuh kejutan.
Tim asal Afrika Barat ini menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia 2026 yang tidak pernah kalah dalam 90 menit pertandingan. Di fase grup, mereka menahan imbang Spanyol 0-0, Uruguay 2-2, dan Arab Saudi 0-0, mengamankan posisi runner-up Grup H meski tak mencetak satu pun kemenangan. Ranking FIFA yang jauh di bawah Argentina (67 berbanding 2) tak membuat mereka ciut, justru membuktikan bahwa semangat dan disiplin taktis bisa menandingi kekuatan besar.
Pelatih Pedro Brito menegaskan kebanggaannya atas pencapaian timnya. โKami menjunjung tinggi martabat negara. Kami bermain imbang dua kali melawan juara dunia, dan memaksa Argentina bermain ekstra waktu. Ini lebih dari sekadar hasilโini identitas kami,โ ujar Brito usai laga.
Dengan hasil ini, Tanjung Verde menjadi tim pertama yang mampu bertahan tanpa kalah dalam 270 menit pertandingan di Piala Dunia 2026, sebelum akhirnya tumbang dalam perpanjangan waktu. Argentina melaju ke babak 16 besar, sementara Tanjung Verde meninggalkan turnamen dengan kepala tegak dan penghargaan global.
















