terkini24.com,- Roberto De Zerbi mempertanyakan mengapa Tottenham Hotspur menjadi sasaran kritik setelah menggelontorkan lebih dari 300 juta poundsterling di bursa transfer musim panas ini. Klub asal London itu membeli Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonali, dan Savio, sekaligus merekrut Andy Robertson dan Marcos Senesi secara gratis, sambil terus bernegosiasi untuk mendatangkan Omar Marmoush dari Manchester City. Menurut pelatih asal Italia itu, belanja besar bukan hal yang anehโ€”klub-klub besar lain seperti Liverpool, Chelsea, dan Manchester City juga melakukan hal serupa.

De Zerbi menegaskan bahwa Tottenham tidak kalah dalam hal kekuatan finansial dibanding tim-tim top Premier League lainnya. Ia menilai, hanya karena Spurs jarang berbelanja dalam jumlah besar, bukan berarti mereka dilarang melakukannya. โ€œKami bergerak sangat baik di bursa transfer, dan kenapa tidak?โ€ ujarnya, menekankan bahwa investasi ini adalah langkah strategis untuk kembali bersaing di papan atas setelah dua musim berturut-turut nyaris terdegradasi.

Baca Juga:

Ia menolak anggapan bahwa Tottenham harus puas dengan status โ€œklub tengahโ€. Menurutnya, jika Chelsea dan Liverpool bisa menghabiskan ratusan juta pound, maka Spurs juga berhak melakukan hal yang samaโ€”bukan sebagai bentuk ambisi berlebihan, tapi sebagai kebutuhan untuk mengejar ketinggalan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading