terkini24.com,- Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal dan Pau Cubarsi sebagai jenius sepak bola setelah keduanya membawa timnya juara Piala Dunia 2026 di usia 19 tahun. Keduanya menjadi pemain remaja pertama yang tampil sebagai starter di final Piala Dunia dan meraih gelar juara dunia, bermain sejak fase grup hingga laga penutup.

De la Fuente menilai pencapaian Yamal dan Cubarsi luar biasa mengingat usia mereka yang masih sangat muda, di mana kebanyakan pemain seumuran masih berada di bangku sekolah atau kuliah. Keduanya, yang berkembang bersama Barcelona sejak usia 16 tahun, menunjukkan kedewasaan dan kecerdasan bermain di level tertinggi. Yamal mencatat satu gol sepanjang turnamen, sementara Cubarsi dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.

“Pemain yang mencapai level super-elit di usia itu sangat istimewa. Mereka punya kedewasaan dan kecerdasan… Bagi saya, mereka adalah para jenius,” ujar De la Fuente, menanggapi performa luar biasa duo muda Barcelona itu.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading