terkini24.com,- Seorang atlet pencak silat mengalami kejang setelah dibanting lawan dalam laga babak perempat final kelas D Putra Porprov Jawa Tengah 2026, yang berlangsung pada Selasa, 27 Oktober. Kejadian itu terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial, memicu kritik terhadap respons wasit yang dinilai terlalu lama menghentikan pertandingan dan memanggil tim medis. Ketua KONI Jawa Tengah, Sudjarwanto, memastikan insiden itu terjadi dalam pertandingan antara Ginting dari Surakarta dan Kukuh Angga W dari Blora, di mana teknik bantingan yang digunakan Ginting dianggap tidak melanggar regulasi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Menurut Sudjarwanto, wasit mengikuti prosedur yang mengharuskan hitungan hingga sepuluh sebelum tim medis boleh masuk, meskipun atlet terlihat terbentur kepala. Kukuh kemudian dibawa ke Rumah Sakit Primaya untuk perawatan dan dinyatakan dalam kondisi sehat setelah diperiksa. Sudjarwanto yang menjenguk atlet tersebut pada Rabu, 28 Oktober, mengonfirmasi bahwa Kukuh sudah diizinkan pulang pada hari yang sama. Insiden ini memperpanjang daftar kontroversi dalam penyelenggaraan Porprov Jateng 2026, setelah sebelumnya dua atletโSyabilla Rizkia Putri Raharja dari Jepara dan Ayudiah Rivana Tridiandinata dari Semarangโdilaporkan meninggal dunia.
Baca Juga:

















