terkini24.com,- Real Madrid dikalahkan 1-2 oleh Real Betis dalam laga lanjutan La Liga, Sabtu (5/9), mengakhiri rangkaian tiga kemenangan beruntun Jose Mourinho di musim ini. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Benito Villamarín menjadi catatan pertama kekalahan pelatih asal Portugal bersama Los Blancos, setelah sebelumnya tampil dominan dengan 20 percobaan tembakan dan tujuh di antaranya mengarah ke gawang.
Mourinho menanggapi kekalahan itu dengan gaya khasnya—diplomatis namun tajam. Ia enggan mengomentari keputusan wasit terkait penalti Kylian Mbappé yang gagal dan gol Carlos Espinosa yang dianulir, dengan alasan tidak melihatnya secara detail. Namun, ia tak segan menyindir perilaku sejumlah pemain Betis yang dianggapnya berpura-pura cedera. “Di menit pertama, Valverde kena hantaman keras tapi tetap berdiri. Itu kapten Real Madrid. Tapi lihatlah pemain lawan yang terkapar di depan bangku cadangan kami—saya kira akan ada ambulans datang. Ternyata tidak. Itulah budaya mereka,” ujarnya.
Meski mengakui timnya tampil superior secara statistik, Mourinho menegaskan bahwa dominasi tidak selalu berbuah poin. “Kami pantas menang, tapi kepatutan tidak otomatis menghasilkan kemenangan. Selamat kepada Betis—mereka bermain untuk seri, lalu beruntung.” Ia tetap memuji performa para pemainnya, terutama lini belakang yang mampu mengendalikan permainan, namun menyayangkan ketidakmampuan mengubah peluang menjadi gol.
Kekalahan ini memicu perdebatan sengit di antara pendukung dan analis, terutama terkait sikap tim tamu yang dianggap memanfaatkan drama di lapangan. Mourinho, yang belum pernah kalah dalam tiga laga awal musim ini, kini menghadapi tekanan lebih besar menjelang laga berikutnya.

















