Terkini24.com,- Belgia tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Spanyol di babak perempat final, setelah kiper pengganti Senne Lammens gagal mengamankan bola tendangan Pau Cubarsi pada menit ke-88, yang langsung dimanfaatkan Mikel Merino menjadi gol penentu. Kekalahan ini mengakhiri harapan Belgia untuk mengulang pencapaian terbaiknya di turnamen ini, setelah sebelumnya mencapai semifinal pada 1986 dan 2018. Lammens masuk menggantikan Thibaut Courtois yang cedera paha di babak kedua, dan meski menjadi sorotan, sang kapten tim justru membela rekannya.
Courtois, yang sebelumnya menjadi kiper utama Belgia dan kini bermain untuk Real Madrid, langsung mendekati Lammens setelah peluit panjang dibunyikan. Dalam wawancara pasca-laga, ia menegaskan bahwa kesalahan itu adalah bagian dari sepak bola dan bukan tanggung jawab seorang pemuda yang baru saja dipercaya tampil di laga sebesar ini. โSangat disayangkan Senne tidak bisa menangkap bola itu, tapi itulah sepak bola,โ ujar Courtois. โMike Penders, Guy Martens, dan saya langsung memeluknya. Ini bukan saatnya menyalahkan, tapi mendukung. Dia punya masa depan cerah, dan momen seperti ini akan membuatnya lebih kuat.โ
Spanyol unggul lebih dulu lewat gol Fabian Ruiz pada menit ke-30, sebelum Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-40. Pertandingan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir, ketika tekanan berkelanjutan dari La Roja membuahkan gol kemenangan melalui Merino. Dengan kekalahan ini, Spanyol melangkah ke semifinal dan mencatatkan rekor 36 laga tak terkalahkan di ajang Piala Dunia dan Euro, sementara Belgia harus pulang lebih awal, mengakhiri era keemasan tim yang pernah menduduki peringkat satu dunia.
Courtois menekankan bahwa dukungan tim dan mentalitas adalah kunci menghadapi tekanan besar, bukan kritik. โIni bukan kesalahan Senne. Ini bagian dari perjalanan sepak bola,โ tegasnya.

















