Terkini24.com,- Striker Timnas Indonesia Mitchell Baker mencetak hattrick pada debutnya saat menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026), memicu perbandingan dengan bintang Singapura Ilhan Fandi yang juga meraih Player of the Match di laga sama. Kedua pemain menjadi sorotan utama matchday kedua Piala AFF 2026, setelah masing-masing memimpin kemenangan timnya: Baker membawa Garuda menang 5-1, sementara Fandi menyumbang gol dalam kemenangan Singapura 2-0 atas Timor Leste.
Baker, yang baru resmi menjadi WNI pada 15 Juli 2026, langsung menunjukkan ketajaman luar biasa dalam pertandingan pertamanya bersama tim nasional. Tiga golnya tak hanya mengantarkan Indonesia menang telak, tetapi juga membuatnya meraih penghargaan Player of the Match. Penyerang berusia 19 tahun itu mengaku kaget dengan performa impresifnya dan mendedikasikan pencapaian itu untuk kakek-neneknya yang memiliki darah Indonesia.
Di sisi lain, Ilhan Fandi kembali menunjukkan konsistensi sebagai ujung tombak Singapura, mencetak gol sekaligus meraih gelar pemain terbaik untuk kedua kalinya berturut-turut di turnamen ini. Performa keduanya langsung memicu perbincangan hangat di kalangan fans sepak bola Asia Tenggara, yang membandingkan kecepatan, ketajaman, dan dampak mereka terhadap tim masing-masing.
Baker menegaskan, kesuksesannya bukanlah hasil kerja sendiri. Ia secara khusus memuji peran Thom Haye dan Eliano Reijnders yang memberikan assist krusial. Sementara itu, kemenangan Indonesia membuat posisi mereka di klasemen Grup A tetap di peringkat tiga, tertinggal dari Vietnam dan Singapura yang sama-sama mengumpulkan empat poin.
Respons publik di berbagai negara ASEAN pun bervariasi. Di Indonesia, Baker langsung menjadi ikon baru, sementara di Singapura, Fandi dipuji sebagai simbol ketajaman generasi muda. Di Vietnam dan Thailand, media menyebut keduanya sebagai โsenjata mematikanโ yang bisa mengubah dinamika turnamen. Meski tak ada pertandingan langsung antara Indonesia dan Singapura dalam laga ini, persaingan antara dua striker muda ini kini menjadi narasi utama di balik layar Piala AFF 2026.
















