Terkini24.com,- Paraguay menghadapi Prancis di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan gaya permainan agresif yang dianggap mirip pertandingan tarkam, di mana banyak pelanggaran fisik terjadi tanpa kartu kuning, meski akhirnya kalah 0-1 di Philadelphia. Gol tunggal Kylian Mbappe dari titik penalti menit ke-70 menjadi penentu kemenangan Prancis, sementara wasit Ilgiz Tantashev memberi hukuman setelah meninjau ulang insiden melalui VAR. Pelatih Paraguay, Orlando Gill, sempat mengeluarkan pernyataan tegas: โBola boleh lewat, kaki jangan!โ
Laga di Philadelphia menjadi sorotan karena 30 pelanggaran yang dilakukan tim asal Amerika Selatan itu tanpa satu pun kartu kuning diberikan kepada pemain Paraguay. Sebaliknya, Prancis menerima tiga kartu kuning meski lebih banyak menjadi korban tekanan fisik. Pemain seperti Juan Jose Caceres, Andres Cubas, dan Matias Galarza kerap terlibat duel keras, termasuk terhadap Mbappe. Kondisi ini memicu kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan pelatih Joe Hart yang menyebut keputusan wasit โsangat memalukan.โ
Meski gagal melaju ke babak berikutnya, gaya permainan Paraguay menjadi bahan diskusi panas di kalangan pengamat sepak bola, terutama karena keberhasilan mereka menghindari sanksi resmi meski bermain sangat keras.
















