terkini24.com,- Pasangan ganda campuran Prancis, Thom Gicquel dan Delphine Delrue, menjadi juara dunia badminton pertama dalam sejarah negaranya setelah menaklukkan pasangan China, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, pada final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, pada Minggu, 23 Agustus. Pertandingan tiga gim yang penuh ketegangan berakhir 22-20, 19-21, 21-15 demi kemenangan Gicquel/Delrue, yang sebelumnya pernah kalah empat kali berturut-turut dari lawan mereka di pertemuan sebelumnya. Kemenangan ini mengakhiri kekeringan gelar juara dunia bagi Prancis di cabang bulutangkis sejak medali perunggu Pi Hongyan pada 2009 dan medali perunggu mereka sendiri pada tahun lalu.
Gicquel/Delrue tampil penuh percaya diri meski menghadapi unggulan pertama dunia. Gim pertama berlangsung sengit, dengan pasangan Prancis unggul 11-9 di interval, meski sempat disusul, mereka bangkit dan menutup gim dengan dua poin penentu di kedudukan 20-20. Gim kedua berbalik arah ketika Feng/Huang memanfaatkan kesalahan antisipasi Gicquel untuk menang 21-19 setelah memimpin 11-8 di interval. Namun, di gim penentu, Gicquel/Delrue bangkit dengan dominasi awal 8-3, lalu memperlebar keunggulan menjadi 11-5 dan akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-15 setelah menjaga ketajaman di poin-poin krusial.
Kemenangan ini tidak hanya mengukir sejarah bagi bulutangkis Prancis, tetapi juga menjadi bukti ketahanan mental dan adaptasi taktis Gicquel/Delrue menghadapi lawan yang lebih diunggulkan. Mereka menjadi pasangan pertama dari Prancis yang mengangkat trofi juara dunia, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai kekuatan baru di kancah bulutangkis global.

















