terkini24.com,- Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps memastikan Kylian Mbappe siap tampil melawan Maroko dalam laga perempat final Piala Dunia 2026, meski baru saja menjadi sasaran ujaran rasisme dari seorang senator Paraguay. Insiden itu terjadi setelah Mbappe mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Paraguay di babak 16 besar, ketika senator Celeste Amarilla melontarkan pernyataan diskriminatif yang menyebutnya sebagai “Orang Kamerun yang terjajah yang benar-benar berpura-pura menjadi orang Prancis, pahit, kaya baru, arogan, dan jelek.” Deschamps menegaskan bahwa kapten tim tersebut dalam kondisi mental yang stabil dan fokus penuh pada pertandingan mendatang. “Kylian baik-baik saja. Dia sosok muda yang sangat kuat, baik secara mental maupun fisik,” ujar Deschamps dalam konferensi pers jelang laga.

Deschamps menekankan bahwa meski insiden tersebut tidak menggoyahkan kepercayaan diri Mbappe, timnya tetap harus bersiap menghadapi tantangan berat dari Maroko. Menurutnya, pertandingan ini akan menentukan siapa yang melangkah ke semifinal, dan hanya performa di atas lapangan yang akan menjadi penentu akhir. “Mentalitas tidak langsung menangkap kemenangan, tapi bisa jadi alasan kekalahan. Yang penting adalah apa yang terjadi di atas rumput,” tegasnya. Ia juga memuji kepemimpinan Mbappe sebagai kapten, yang mampu memberi contoh sikap dan menjaga kekompakan tim di tengah tekanan eksternal.

Baca Juga:

Dengan laga yang dijadwalkan berlangsung Kamis mendatang, seluruh fokus timnas Prancis kini tertuju pada strategi menghadapi gaya bermain Maroko yang tangguh di pertahanan dan cepat di serangan balik. Mbappe, yang menjadi ujung tombak Les Bleus, dipastikan akan menjadi kunci utama dalam upaya melanjutkan misi bertahan gelar juara.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading