terkini24.com,- Pasangan ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, melangkah ke babak kedua China Masters 2026 setelah lawan mereka, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, mundur pada gim pertama. Pertandingan yang berlangsung di China pada hari ini terhenti setelah pasangan peringkat 30 dunia itu memutuskan menarik diri karena kondisi kesehatan—Nur Izzuddin mengalami demam sejak malam sebelumnya. Ali/Devin unggul 21-16 pada gim pertama, namun laga tidak dilanjutkan karena tidak ada tanda cedera fisik yang terlihat di lapangan.
Setelah pertandingan, Devin menjelaskan bahwa pihaknya sempat bingung dengan keputusan lawan, mengingat tidak ada gerakan mencurigakan yang menyebabkan cedera. “Kami tidak tahu kenapa mereka mundur, karena sepertinya tidak ada yang salah. Setelah ditanya, ternyata Izzuddin demam sejak semalam. Lebih baik mundur daripada dipaksakan,” ujarnya.
Dalam gim pertama, Ali/Devin bermain hati-hati namun tetap agresif, memanfaatkan pola permainan lawan yang sering mengangkat bola tinggi. “Kami coba bermain aman dan menekan saat lawan memberi ruang. Itu membuat kami nyaman mengontrol ritme permainan,” kata Devin, mengutip rilis PBSI.
Sebagai pasangan yang baru tampil di turnamen Super 750, Ali Faathir menegaskan bahwa timnya tidak memasang target besar. “Kami ingin yang terbaik, tapi step by step. Delapan besar dulu jadi target realistis. Ini turnamen besar pertama kami, jadi harus belajar dan beradaptasi,” ujar Ali.
Indonesia mengirim empat wakil di sektor ganda putra China Masters 2026, selain Ali/Devin, ada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Jonatan Christie yang tampil di sektor tunggal.

















