terkini24.com,- Rencana Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih tim nasional batal menyusul kontroversi keterkaitannya dengan perusahaan judi Rusia, Fonbet. Pernyataan resmi Pirlo mengonfirmasi ia memilih mundur dari proses rekrutmen setelah tekanan publik dan tuduhan politik terkait afiliasinya dengan Fonbet, yang ia anggap sebagai kerja sama komersial murni.
Pirlo, yang sempat menjadi kandidat utama menggantikan Gennaro Gattuso setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, mengaku terkejut dengan persepsi negatif yang melekat pada kerja samanya dengan Fonbet. Dalam pernyataan tertulis, ia menegaskan bahwa hubungan profesional itu bersifat komersial dan olahraga, tanpa muatan politik, serta menolak tudingan bahwa ia mendukung Rusia dalam konflik dengan Ukraina. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Paolo Maldini dan Leonardo Araujo atas kepercayaan yang diberikan, namun memutuskan untuk tidak melanjutkan proses ini demi menjaga integritas lembaga dan citra sepak bola Italia.
FIGC kini dihadapkan pada tekanan untuk segera menunjuk pelatih baru menjelang empat laga krusial UEFA Nations League melawan Belgia, Turki (dua kali), dan Prancis pada 25 September hingga 5 Oktober mendatang. Maldini, yang baru menjabat sebagai direktur teknik, diyakini siap mengambil keputusan tegas jika rencana pelatih baru terus terhambat oleh isu-isu di luar lapangan.

















