terkini24.com,- Akademi Persib Cimahi dan Putri Tangsel City FC mewakili Indonesia di Gothia Cup 2026 di Gothenburg, Swedia, pada 12–19 Juli 2026, dan mencatatkan sejarah masing-masing di ajang sepak bola remaja terbesar dunia itu. APC, juara bertahan kategori U-13 putra, kembali mencapai final sebelum dikalahkan 0-2 oleh Selection Elite asal Prancis, finis sebagai runner-up. Sementara itu, Putri Tangsel City menjadi tim putri Indonesia pertama yang berhasil lolos ke babak play-off (32 besar) kategori U-15, sebelum tersingkir 0-2 dari Groseko FSA asal Spanyol.
APC menunjukkan dominasi luar biasa sepanjang turnamen, menyapu bersih tiga laga fase grup tanpa kekalahan, lalu melaju hingga final dengan 39 gol dicetak dan hanya tujuh kali kebobolan dalam sembilan pertandingan. Andik Wahyu Jati menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan delapan gol. Pelatih Agi Maulana menyatakan kebanggaan atas semangat, disiplin, dan mental juara para pemain yang membawa nama Indonesia ke puncak turnamen meski gagal mempertahankan gelar. Di sisi lain, Putri Tangsel City membuka sejarah baru untuk sepak bola putri Indonesia dengan lolos dari fase grup setelah menang dua kali dan kalah sekali. Pelatih Muhamad Heru menilai pengalaman ini sebagai bekal berharga bagi perkembangan jangka panjang para pemain.
Kedua tim berpartisipasi dalam program Meet The World with SKF, inisiatif yang didukung SKF melalui program SKF Care untuk memperkuat pembinaan usia muda di Indonesia. Project Manager Ratih Juwita dan penyelenggara Chandra Syahriar dari Cantrik ACL menekankan bahwa pencapaian ini membuktikan kualitas pemain muda Indonesia yang mampu bersaing di level global. Dengan dua tahun berturut-turut menorehkan prestasi gemilang—juara pada 2025, runner-up 2026, dan sejarah pertama tim putri di play-off—Indonesia kini diakui sebagai kekuatan baru dalam dunia sepak bola remaja internasional.

















