terkini24.com,- Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris memicu kembali ketegangan politik terkait Kepulauan Malvinas. Setelah Argentina menang 2-1 di Atlanta Stadium pada Kamis dini hari WIB, pemain Tim Tango membentangkan spanduk bertuliskan “Malvinas Milik Argentina”, yang langsung memicu kemarahan fans Inggris dan permintaan sanksi dari pemerintah Inggris.
Sengketa wilayah Malvinas—yang dikenal sebagai Falkland oleh Inggris—berakar pada konflik historis sejak abad ke-19, dengan perang terakhir terjadi pada 1982 yang berakhir dengan kemenangan Inggris. Dalam referendum 2013, warga pulau itu memilih tetap menjadi bagian dari Inggris, tetapi Argentina tetap tidak mengakui hasilnya. Isu ini kembali mencuat ke permukaan saat spanduk bernuansa politik muncul di lapangan, memicu investigasi dari FIFA.
Kepulauan Malvinas sendiri memiliki tim nasional sepak bola yang aktif berkompetisi di Island Games, ajang olahraga antar pulau kecil. Timnas Malvinas, yang dilatih Daniel Biggs sejak tahun lalu, belum pernah menjadi anggota FIFA atau CONMEBOL karena posisi geopolitiknya yang dipertentangkan. Mereka terakhir bertanding pada 2023 dan kalah dari Aaland, wilayah otonom Finlandia. Karena itu, tim ini tidak bisa tampil di Piala Dunia atau Copa America, meski menjadi simbol identitas lokal yang kuat di tengah konflik antara dua negara besar.
















