terkini24.com,- Setelah kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York, pada 19 Juli, sejumlah pemain Argentina membuka hati mereka dengan ungkapan penuh duka. Lionel Messi, Rodrigo de Paul, Lautaro Martínez, Giuliano Simeone, Cristian Romero, dan Enzo Fernández menjadi suara yang mewakili kekecewaan mendalam tim La Albiceleste usai gagal mempertahankan gelar juara.

Messi mengatakan rasa sakit itu sangat besar dan butuh waktu untuk sembuh, namun ia tetap menghargai semua pencapaian tim selama turnamen, termasuk dua final berturut-turut yang diraih. De Paul menegaskan bahwa kebanggaan sebagai Argentina lebih besar daripada trofi, meski ia menuding adanya teori konspirasi yang sengaja diciptakan untuk meredam kebahagiaan fans Argentina. Lautaro Martínez mengakui bahwa takdir belum berpihak pada mereka, tapi ia bangga menjadi bagian dari tim yang berjuang hingga akhir. Giuliano Simeone menyebut tidak ada kata yang cukup untuk menggambarkan kesedihannya, sementara Cristian Romero menegaskan bahwa dedikasi dan semangat tim tak pernah luntur—meski gagal membawa pulang piala, mereka tetap membela warna negara dengan kehormatan. Enzo Fernández menambahkan bahwa perjuangan di lapangan bukan sekadar soal menang atau kalah, tapi tentang mencintai seragam dan tidak pernah menyerah.

Para pemain juga berterima kasih kepada jutaan suporter yang mendukung mereka dari seluruh penjuru dunia, mengatakan bahwa cinta dan kebanggaan rakyat Argentina adalah hadiah terbesar yang tak bisa dicuri oleh kekalahan. Mereka menutup ucapan dengan mengucapkan selamat kepada Spanyol, sekaligus menegaskan komitmen untuk bangkit kembali di masa depan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading