terkini24.com,- Pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir akan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 23.00 WIB di Atlanta Stadium, dengan siaran langsung oleh TVRI. Kedua tim melaju ke babak ini setelah melewati ujian berat di fase sebelumnya—Argentina menang 3-2 atas Cape Verde setelah gol bunuh diri di menit ke-111, sementara Mesir berhasil melaju sebagai salah satu tim terbaik peringkat ketiga.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui timnya menghadapi tantangan jauh lebih berat dari perkiraan, dengan hampir semua tim unggulan kesulitan mengalahkan lawan di bawah peringkat. Argentina terlihat kehilangan fokus setelah unggul dua kali melawan Cape Verde, membiarkan lawan mengejar sama dan menyamakan kedudukan. Pola serupa terjadi saat menghadapi Yordania di fase grup, di mana mereka kebobolan tiga kali dari dua tim terendah di grupnya. Sementara itu, Mesir menunjukkan ketahanan defensif yang solid, menahan Belgia 1-1 dengan strategi low block, dan memiliki ancaman balik mematikan lewat Mohamed Salah dan Omar Marmoush—dua pemain yang mampu mengubah situasi bertahan menjadi serangan cepat.

Pelatih Mesir Hossam Hassan menegaskan timnya tidak datang hanya sebagai pelengkap, meski pencapaian babak 16 besar sudah menjadi sejarah bagi mereka setelah 92 tahun. Ia menekankan bahwa timnya akan bermain dengan cara sendiri, tanpa takut pada nama besar lawan. Di sisi lain, Argentina memikul beban besar sebagai juara bertahan yang diharapkan kembali ke final, bahkan mempertahankan gelar—prestasi yang belum dicapai negara mana pun sejak Brasil pada 1962. Pertandingan ini juga menjadi momen langka: Lionel Messi dan Mohamed Salah, dua ikon sepak bola dunia, akan bertemu di panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya. Scaloni menolak rencana pengawalan khusus terhadap Salah, menekankan pendekatan kolektif. Statistik menunjukkan kedua tim hampir seimbang dalam sentuhan di sepertiga akhir lapangan—Argentina 252, Mesir 251—tetapi Mesir lebih produktif dalam menciptakan peluang (62 vs 52) dan umpan silang (75 vs 40). Faktor cuaca di Atlanta yang panas mungkin memberi keunggulan kecil bagi Mesir, karena sebagian besar pemainnya terbiasa bermain di iklim serupa. Kedua tim juga sama-sama menjalani pertandingan 120 menit di babak sebelumnya, dengan Mesir bahkan kehilangan satu sesi latihan akibat hujan deras.

Susunan pemain diperkirakan: Argentina (4-3-3) dengan Lionel Messi di lini depan, dan Mesir (4-2-3-1) dengan Salah sebagai ujung tombak serangan balik. Meski Argentina diunggulkan secara kualitas individu, kelengahan yang pernah terjadi bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Mesir untuk mengejutkan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading