terkini24.com,- Jakarta, 1 Oktober 2026 — Kapten tim nasional Bangladesh, Jamal Bhuyan, mengakui bahwa skuad Garuda jauh lebih unggul secara kualitas menjelang laga penutup Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10) malam. Meski demikian, ia menegaskan timnya akan berjuang habis-habisan demi meraih poin di hadapan publik tuan rumah.

Jamal, yang pernah bermain saat Bangladesh bermain imbang 1-1 melawan Indonesia pada 2022, mengakui transformasi besar yang dialami tim Merah Putih. Ia menyoroti keberadaan sejumlah pemain Indonesia yang kini bersaing di lima liga top Eropa, membuat tim tuan rumah jauh lebih tangguh dan berbahaya. “Mereka sekarang tim yang sama sekali berbeda,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (29/9).

Untuk menghadapi serangan ganas Indonesia, tim pelatih Bangladesh telah melakukan analisis mendalam melalui rekaman video pertandingan sebelumnya. Fokus utama latihan terakhir diberikan pada pertahanan, set piece, dan kecepatan pemain lawan. Khususnya, dua penyerang Indonesia, Ole Romeny dan Mitchell Baker, menjadi perhatian utama karena dianggap sangat tajam.

Jamal menekankan bahwa meski Indonesia berambisi menang besar untuk mengamankan tiket ke final, Bangladesh tidak akan menyerah sebelum peluit panjang berbunyi. Ia percaya kejutan masih mungkin terjadi—asalkan seluruh pemain menjaga disiplin taktis dan menghindari kesalahan kecil yang bisa berakibat fatal. “Dalam sepak bola, segalanya mungkin terjadi. Jika kami menang, itu luar biasa. Jika imbang, itu juga hasil yang bagus,” katanya.

Ia menambahkan, yang paling penting bagi timnya adalah memberikan performa terbaik yang membanggakan bagi para pendukung. “Kami merasa berutang penampilan terbaik kepada mereka,” ujar pemain berusia 36 tahun itu.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading