terkini24.com,- Untuk pertama kali dalam sejarahnya, Bogor Hornbills menyandang gelar juara IBL setelah menaklukkan Pelita Jaya 64-61 dalam laga penentuan final best-of-five di PJ Arena, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kemenangan ini mengakhiri perjalanan epik klub yang baru berdiri pada 2021 dan baru mengadopsi nama Hornbills pada November 2025.

Dengan kemenangan ini, Hornbills menang 3-2 dalam seri final, sekaligus menjadi tim pertama sejak pendirian IBL yang meraih titel juara setelah memenangkan dua laga tandang di laga penentuan. Di game kelima yang penuh tegang, Hornbills bertahan keras meski harus kehilangan dua pilar utama, Jeff Withey dan Perrin Buford, akibat fouls beruntun.

Kunci kemenangan muncul dari tembakan tiga angka Selvy Rondonuwu di akhir kuarter pertama, yang memicu serangan beruntun dan membawa Hornbills unggul 24-11. Meski Pelita Jaya sempat bangkit di kuarter kedua lewat aksi Buford dan Agassi Goantara, Hornbills tetap mempertahankan kendali lewat dominasi Kaleb Wesson di area paint dan keandalan Travin Thibodeaux dari jarak jauh.

Kuarter ketiga menjadi momen balasan Pelita Jaya. Dengan kegigihan Buford, Darious Moten, dan kembalinya Withey, tuan rumah mampu memangkas selisih hingga hanya tiga poin. Namun, Thibodeaux kembali menjadi pahlawan dengan tembakan tiga angka di penghujung kuarter ketiga, memberi Hornbills keunggulan 7 poin menjelang menit-menit akhir.

Di kuarter keempat, tekanan meningkat. Bufford menyamakan kedudukan hingga hanya selisih satu angka setelah dunk spektakuler saat tersisa 3 menit 30 detik. Namun, kesalahan di garis hukuman Hornbillsโ€”dari Branch, Thibodeaux, dan Fhirdan Guntaraโ€”menyisakan kekhawatiran. Tapi di detik-detik krusial, Thibodeaux menyelesaikan dua free throw sempurna untuk membuka jarak 5-1 (61-56), lalu mengakhiri semua keraguan dengan layup tak terbendung saat waktu tersisa lima detik.

Meski Withey menyamakan kedudukan dengan tiga angka di detik terakhir, waktu tak lagi cukup. Kaleb Wesson menutup mimpi Pelita Jaya dengan satu free throw sukses, mengunci kemenangan 64-61.

Dengan gelar ini, Bogor Hornbills menjadi tim termuda dalam sejarah IBL yang meraih juara, mengalahkan catatan sebelumnya yang dipegang oleh tim-tim berpengalaman bertahun-tahun. Travin Thibodeaux dinobatkan sebagai MVP final setelah mencatatkan 22 poin, termasuk empat tiga angka dan empat free throw sempurna di detik-detik penentuan.

Kemenangan ini bukan sekadar gelar. Ini adalah simbol kebangkitan basket regional, bukti bahwa ambisi, tekad, dan manajemen yang tepat bisa mengubah tim baru menjadi raksasa dalam waktu singkat. Untuk pertama kalinya, Jakarta bukan lagi satu-satunya pusat kekuatan basket Indonesiaโ€”Bogor telah bangkit, dan namanya kini abadi dalam sejarah IBL.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading