terkini24.com,- Pemain Swiss Breel Embolo seharusnya tidak menerima kartu merah dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Argentina, demikian ditegaskan IFAB. Keputusan wasit yang mengubah kartu kuning menjadi kartu merah karena kesalahan identifikasi pemain dinilai melanggar protokol VAR. Insiden terjadi pada menit ke-72 di Kansas City, saat Embolo dianggap berpura-pura jatuh setelah wasit awalnya memberi tendangan bebas untuk Swiss akibat dugaan pelanggaran Leandro Paredes.

IFAB menjelaskan bahwa klausul mistaken identity hanya boleh digunakan untuk mengidentifikasi pemain yang melakukan pelanggaran, bukan untuk mengubah jenis pelanggaran atau menghukum simulasi. Dengan demikian, kartu kuning yang diberikan kepada Embolo tidak boleh diubah menjadi kartu merah karena tidak ada pelanggaran fisik yang terjadi. Klaim bahwa Embolo melakukan diving tidak dapat menjadi dasar peningkatan hukuman tanpa adanya pelanggaran asli yang salah identifikasi.

Pelatih Swiss Murat Yakin menyatakan kekecewaannya atas keputusan tersebut, menyebutnya sebagai keputusan yang merusak jalannya pertandingan. Sementara itu, UEFA menyambut baik klarifikasi IFAB dan mendukung prinsip intervensi VAR seminimal mungkin, hanya saat ada kesalahan jelas atau insiden yang terlewatkan wasit. FIFA juga mendukung penjelasan ini sebagai bagian dari upaya menyatukan pedoman penggunaan VAR di seluruh kompetisi internasional.

Baca Juga:

Designed with WordPress