terkini24.com,- Teknologi chip dalam bola resmi Piala Dunia pernah memengaruhi keputusan wasit dalam dua laga penting yang melibatkan Cristiano Ronaldo — pertama di Piala Dunia 2022 saat golnya dianulir, lalu di Piala Dunia 2026 saat gol Kroasia dibatalkan berkat data sensor.
Pada pertandingan Portugal vs Uruguay di Piala Dunia 2022 Qatar, Ronaldo sempat dirayakan sebagai pencetak gol setelah menyundul umpan Bruno Fernandes di menit ke-54. Namun, setelah rekaman ulang diperiksa, ternyata bola tidak menyentuh kepala Ronaldo sama sekali. Teknologi sensor di dalam bola membantu tim VAR mengonfirmasi bahwa umpan Fernandes langsung masuk gawang tanpa sentuhan pemain, sehingga kredit gol dialihkan ke Fernandes.
Dua tahun kemudian, di Piala Dunia 2026, teknologi yang sama kembali menjadi penentu. Saat Portugal menghadapi Kroasia di babak 32 besar, gol penyeimbang Kroasia di menit akhir dianulir setelah sensor dalam bola mendeteksi sentuhan tipis Igor Matanovic sebelum bola mencapai gawang, yang mengindikasikan posisi offside. Data real-time dari Inertial Measurement Unit (IMU) di dalam bola menjadi bukti utama yang tidak terlihat oleh mata manusia, memastikan keputusan VAR akurat.
Adidas, produsen bola resmi Piala Dunia, mengonfirmasi bahwa sistem ini dirancang untuk mendeteksi setiap kontak sekecil apa pun, menjadikannya alat tak terbantahkan dalam penilaian ofside dan gol. Dua kejadian ini menunjukkan bagaimana teknologi kini berperan sebagai wasit ketiga di lapangan — mengubah nasib pemain, termasuk sang legenda, tanpa memihak.
















