Terkini24.com,- Ketua Umum PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen baru, tetapi momentum strategis untuk memperkuat perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi yang diikuti 14 negara dan berlangsung dalam kalender internasional memungkinkan setiap tim menurunkan kekuatan terbaiknya, menciptakan persaingan ketat sejak fase grup. Presiden FIFA Gianni Infantino dijadwalkan hadir di final pada 5 Oktober, sementara Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom sudah menyaksikan pembukaan di Jakarta.

Hasil awal menunjukkan jarak antarkekuatan tak seberapa lebar. Vietnam menang tipis 1-0 atas Filipina, sementara Timnas Indonesia meraih kemenangan 2-0 atas Singapura di laga pembuka Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, laga melawan Malaysia berakhir imbang 0-0, meski Indonesia bermain dengan 10 pemain setelah satu pemain dikenai kartu merah. Hasil ini membuat peluang Indonesia lolos ke final semakin tipis dan bergantung pada selisih gol.

Persaingan sengit terus berlanjut, terutama di Grup B, di mana Thailand dan Vietnamโ€”keduanya sama-sama menang di laga pembukaโ€”akan bertemu di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menentukan dalam edisi perdana turnamen ini.

Erick Thohir menekankan, FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi wadah kompetitif yang tidak hanya menentukan juara, tetapi juga mendorong peningkatan standar sepak bola secara menyeluruh di kawasan ASEAN.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading