terkini24.com,- FIFA resmi membatalkan rencana menjual hak komersial Piala Dunia kepada pihak swasta, setelah mendapat tekanan kuat dari berbagai konfederasi sepak bola dunia. Keputusan ini diumumkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino pada Sabtu, 1 Agustus 2026, menyusul protes masif, terutama dari UEFA, yang menilai langkah itu mengancam integritas turnamen paling bergengsi di dunia.

Awalnya, badan sepak bola dunia itu merencanakan pendirian FIFA Forward Enterprise dengan nilai mencapai USD20 miliar, sekaligus melepas lebih dari 20 persen saham perusahaan kepada investor swasta demi mendapatkan dana segar senilai USD4,2 miliar. Namun, rencana tersebut menuai kecaman luas dari para anggota konfederasi yang khawatir komersialisasi berlebihan akan mengubah esensi Piala Dunia sebagai ajang olahraga global yang inklusif.

Dalam pernyataan resminya, Infantino mengakui bahwa proyek itu justru menciptakan perpecahan di tubuh FIFA. โ€œSetelah mendengarkan dengan saksama seluruh pandangan yang ada, menjadi jelas proyek ini telah menciptakan perpecahan, terlepas dari tingkat dukungan yang ada, tidak lagi sesuai dengan tujuan awal yang ditetapkan,โ€ ujarnya, mengutip rilis resmi FIFA.

Baca Juga:

Keputusan ini menjadi kemenangan bagi pihak-pihak yang berargumen bahwa Piala Dunia harus tetap menjadi milik seluruh umat sepak bola, bukan sekadar aset bisnis. FIFA kini dikabarkan akan kembali fokus pada model pendanaan tradisional yang melibatkan mitra global tanpa melepaskan kendali atas hak komersial utama.

Designed with WordPress