Terkini24.com,- Timnas Indonesia berpeluang menurunkan pemain terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah FIFA mengizinkan pemain berdarah Indonesia yang berkarier di Eropa, termasuk Jay Idzes dan Ole Romeny, untuk bergabung dalam turnamen yang berlangsung pada September–Oktober 2026. Keputusan ini menjadi terobosan besar karena turnamen baru besutan FIFA itu jatuh pada jeda internasional, sehingga klub wajib melepas pemainnya—berbeda dengan Piala AFF yang tidak diakui sebagai jeda FIFA.
Pelatih John Herdman pun mendapat keuntungan besar, atau disebut sebagai “durian runtuh”, karena untuk pertama kalinya skuad Garuda bisa menyusun komposisi terkuat dengan kehadiran sejumlah pemain diaspora seperti Mees Hilgers, Kevin Diks, Maarten Paes, Calvin Verdonk, dan Nathan Tjoe-A-On. Sebelumnya, para pemain ini kerap absen di ajang non-FIFA karena klub tidak berkewajiban melepaskan mereka. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, perbedaan mendasar antara Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup terletak pada status kalender FIFA, yang membuat kehadiran pemain Eropa kini lebih realistis.
Jay Idzes diproyeksikan menjadi tulang punggung lini belakang, sementara Ole Romeny diharapkan menambah ketajaman di depan. Lini tengah juga diperkuat oleh Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk, dan sektor sayap berpotensi dihuni Miliano Jonathans atau Luke Vickery yang sedang dalam proses naturalisasi. FIFA ASEAN Cup sendiri dirancang sebagai ajang resmi untuk kawasan Asia Tenggara, dengan tujuan mempertemukan tim-tim dengan skuad terbaiknya. Indonesia bahkan menjadi salah satu kandidat tuan rumah edisi perdana, meski keputusan akhir masih menunggu pengumuman FIFA.
















