terkini24.com,- Barcelona akan menguji peran baru Lamine Yamal sebagai gelandang serang (No. 10) pada musim 2026/27, menyusul rencana pelatih Hansi Flick untuk memaksimalkan kecerdasan taktis pemain berusia 19 tahun itu. Pemain yang selama ini dikenal sebagai winger kanan itu akan lebih sering bergerak ke pusat lapangan guna meningkatkan pengaruhnya dalam serangan, sekaligus memperluas opsi taktis tim.

Flick dan staf kepelatihan telah menguji Yamal di berbagai posisi sentral selama sesi latihan, termasuk peran sebagai false nine. Perubahan ini didorong oleh kehadiran pemain sayap berkecepatan tinggi seperti Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, yang memungkinkan Yamal meninggalkan sisi lapangan tanpa mengurangi lebar serangan. Di tengah, ia bisa lebih bebas mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan, serta lebih sering terlibat dalam kombinasi di depan kotak penalti. Fleksibilitas ini juga didukung oleh keberadaan Dani Olmo dan Fermin Lopez yang mampu mengisi posisi No. 10, sehingga Yamal tetap punya ruang untuk kembali ke posisi sayap jika dibutuhkan.

Perubahan ini bukan sekadar pergeseran posisi, tapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembangkan potensi Yamal sebagai pemain serba bisa. Dengan kemampuan dribel, kaki kiri tajam, dan penglihatan permainan yang matang, ia diharapkan bisa menarik perhatian lawan sekaligus menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Meski perbandingan dengan Lionel Messi kerap muncul, Barcelona menekankan bahwa tujuannya adalah membentuk gaya permainan unik Yamal, bukan meniru legenda. Jika berhasil beradaptasi, pemain muda ini siap memasuki tahap baru dalam karier bersama Barca.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading