terkini24.com,- Indonesia All Stars akan bertanding melawan Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 1 Agustus 2026 malam WIB, dengan susunan 19 pemain yang dipilih pelatih Kurniawan Dwi Yulianto. Dua jebolan Eredivisie dan sejumlah pemain berpengalaman dari Liga Indonesia masuk dalam daftar inti, termasuk kiper Kurniawan Kartika Ajie, bek Brandon Scheunemann, dan gelandang Ezra Walian.
Kurniawan Kartika Ajie, kiper asal Persita Tangerang yang lahir pada 20 Juni 1996, dipercaya menjadi penjaga gawang utama. Pemain yang pernah membela Persiba Balikpapan, Arema FC, dan Persik Kediri ini dikenal andal dalam menghadapi tendangan bebas dan situasi bola mati. Di lini belakang, Brandon Scheunemann, bek berdarah Jerman kelahiran Malang pada 9 Maret 2005, menjadi salah satu kekuatan utama. Ia menjadi salah satu pemain keturunan asli Indonesia yang tidak melalui proses naturalisasi, dengan karier sepak bola sepenuhnya berkembang di Indonesia bersama PSIS Semarang, Persipura Jayapura, dan Arema FC, serta pernah membela Timnas U-23 di Piala AFF U-23 2025. Hasyim Kipuw, bek senior yang juga mampu bermain sebagai gelandang bertahan, ditunjuk sebagai wakil kapten. Pemain berusia 34 tahun ini telah membela sembilan klub top Liga Indonesia, termasuk Persija Jakarta, Bali United, PSM Makassar, dan terakhir Persis Solo di musim 2026-2027.
Di lini tengah, kehadiran Ezra Walian menjadi sorotan utama. Pemain kelahiran Amsterdam, 22 Oktober 1997, yang merupakan produk akademi Ajax Amsterdam, kini bermain untuk Persik Kediri dan menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia di era Luis Milla. Performanya musim lalu di Liga Indonesia membuatnya dipanggil ke pemusatan latihan Timnas oleh pelatih John Herdman pada Maret 2026, menandai kembalinya ia ke panggung internasional setelah jeda panjang. Kehadirannya diharapkan mampu mengganggu keseimbangan lini tengah Aston Villa yang dikenal sangat terstruktur.
Skuad Indonesia All Stars juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman lainnya dari berbagai klub top tanah air, siap menunjukkan performa terbaik di hadapan puluhan ribu penonton di GBK. Pertandingan ini menjadi ajang uji coba sekaligus momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia dalam menghadapi tim top Eropa.

















