terkini24.com,- Tim kuadran putra sepak takraw Indonesia akan bertemu tuan rumah Jepang dalam laga puncak beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Sabtu, 3 Oktober. Kapten tim, Muhammad Hardiansyah Muliang, mengakui bahwa lawan mereka memiliki pola permainan baru, terutama dalam teknik smes dan umpan, yang harus diantisipasi secara matang. Tim Indonesia berencana mempelajari rekaman pertandingan semifinal Jepang melawan India untuk menyusun strategi khusus, meski belum membocorkan rincian taktiknya.

Kedua tim sebelumnya pernah bertemu di fase grup B, di mana Indonesia menang. Namun, dalam laga semifinal, Jepang tampil lebih mengancam dengan kemenangan dua set langsung 15-12 dan 15-13 atas India, menunjukkan peningkatan performa dan adaptasi taktis. Hardiansyah tetap optimistis, menekankan kekompakan tim dan sinkronisasi antara feeder dan smes sebagai kunci utama meraih poin demi poin.

Sementara itu, tim kuadran putri Indonesia gagal melangkah ke final setelah dikalahkan Thailand dalam dua set langsung di semifinal. Meski demikian, mereka tetap menyumbang medali perunggu ketiga bagi sepak takraw Indonesia di ajang ini, menyusul medali perunggu yang sudah diraih oleh tim regu putra dan regu putri. Dengan demikian, cabang sepak takraw menutup partisipasinya di Asian Games 2026 dengan total tiga medali perunggu.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading