terkini24.com,- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyampaikan kekecewaan atas penghapusan sejumlah cabang olahraga andalan dari daftar resmi SEA Games 2027 di Malaysia. Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif Southeast Asian Games Federation (SEAGF) pada 30 Oktober 2026, yang menetapkan 43 cabang olahraga dengan 473 nomor pertandingan—lebih sedikit dibandingkan edisi sebelumnya. Cabang-cabang yang dihapus antara lain panjat tebing, dayung, voli pantai, serta nomor beregu putra dan putri bulutangkis, yang selama ini menjadi sumber medali bagi Indonesia. Selain itu, gulat, catur, jujitsu, kickboxing, bola tangan, dan triathlon juga tidak masuk dalam agenda pertandingan.
Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, menghormati otoritas SEAGF dalam menentukan agenda pertandingan, tetapi menekankan bahwa penyusunan cabang olahraga harus berprinsip pada keseimbangan kepentingan seluruh negara anggota, bukan hanya kebutuhan tuan rumah. Menurut Okto, keberadaan cabang-cabang unggulan tidak hanya terkait peluang meraih medali, tetapi juga menyangkut kesinambungan pembinaan atlet dan pengembangan ekosistem olahraga di kawasan Asia Tenggara. “Kami ingin SEA Games tetap menjadi ajang yang mendorong peningkatan kualitas olahraga di Asia Tenggara,” ujarnya dalam rilis resmi pada Rabu, 4 November 2026.
SEA Games 2027 dijadwalkan berlangsung dari 18 hingga 29 September 2027, dengan empat kota sebagai tuan rumah pertandingan: Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, dan Johor. KOI berharap keputusan ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi SEAGF dalam perencanaan ajang multi-event masa depan.

















