terkini24.com,- Pelatih Timnas Putri Indonesia U-20 Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, dan pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, menegaskan bahwa generasi muda putri Indonesia memiliki kesempatan nyata untuk tampil di Piala Dunia Wanita 2031 dan 2035, asalkan pembinaan berkelanjutan dan kompetisi berjenjang terus diperkuat. Keduanya menyampaikan pandangan itu dalam konferensi pers jelang laga semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 antara Garuda Pertiwi melawan Yordania pada Kamis, 20 Agustus.
Scheunemann menekankan bahwa ambisi para pemain muda harus setinggi langitโbukan hanya sekadar bermain bola, tapi bermimpi tampil di panggung dunia. Ia menilai proses pembangunan ekosistem sepak bola putri saat ini sudah berada di jalur yang tepat, khususnya melalui kolaborasi strategis antara PSSI dan Djarum yang membentuk program pembinaan mulai usia delapan hingga delapan belas tahun, serta dilanjutkan dengan Campus League. โKita sudah memulai, dan ini bukan pekerjaan satu atau dua tahun. Tapi kita mulai dari dasar, dan itu kuncinya,โ ujar pelatih berdarah Jerman itu.
Taniguchi, yang membawa pengalaman dari sistem sepak bola putri Jepang, menambahkan bahwa keberhasilan tim nasional tidak hanya ditentukan oleh periode latihan terpadu, tapi justru oleh kualitas lingkungan sehari-hari para pemain. Ia menyoroti berkembangnya kompetisi lokal seperti MilkLife Soccer, HydroPlus Soccer League, dan rencana peluncuran liga senior putri sebagai tanda positif. โKetika kehidupan sehari-hari pemain dipenuhi persaingan sehat dan struktur kompetitif, maka pemain berkualitas tinggi akan lahir secara alami,โ ujarnya.
Keduanya juga mengajak para orang tua untuk mendukung putri mereka bermain sepak bola secara serius, mengingat jalur kompetisi kini sudah mencapai level antarkampus dan nasional. Dengan tiga edisi Piala Dunia Wanita dalam 10 tahun ke depanโ2027 di Brasil, 2031 di Kosta Rika, Jamaika, Meksiko, dan Amerika Serikat, serta 2035 di Inggris, Irlandia Utara, Skotlandia, dan WalesโIndonesia punya waktu untuk membangun fondasi yang kuat. Dan menurut para pelatih, fondasi itu sedang dibangun.

















