terkini24.com,- Marc Guehi menyesalkan keputusan Inggris yang bermain bertahan setelah unggul 1-0 atas Argentina pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026). Keputusan taktis itu berbuah bencana ketika Argentina membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernández di menit ke-85 dan Lautaro Martínez di injury time, sehingga Tim Tiga Singa tersingkir dengan skor akhir 1-2.

Pelatih Thomas Tuchel mengubah formasi menjadi lima bek setelah memasukkan Ezri Konsa di menit ke-72, lalu mengganti Reece James dan Declan Rice dengan Dann Burn dan Nico O’Reilly di menit ke-82. Perubahan ini membuat Inggris mengurung diri di kotak penalti, membiarkan Argentina menguasai bola dan menggempur lini belakang tanpa tekanan. Guehi menegaskan bahwa mentalitas tim seharusnya tetap menekan dan melanjutkan serangan, bukan mundur setelah mencetak gol.

Inggris kini akan berlaga di pertandingan perebutan peringkat ketiga melawan Prancis pada Sabtu (18/7) mendatang, sementara Argentina melaju ke final menghadapi Spanyol.

Baca Juga:

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading