terkini24.com,- Kantor Federasi Sepakbola Jerman (DFB) di Frankfurt digerebek polisi pada 1 Juli 2026, menyusul tersingkirnya timnas Jerman dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay pada 30 Juni. Penggeledahan dilakukan atas dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Euro 2024, terkait penyaluran ribuan tiket secara ilegal kepada pihak berwenang kota tuan rumah. Penyelidikan yang melibatkan 150 petugas ini menargetkan pejabat dari perusahaan jointly owned UEFA dan DFB, yang diduga menyuap pejabat kota dengan hak eksklusif memperoleh tiket pertandingan.

Kantor Kejaksaan Bochum dan LKA NRW mengonfirmasi bahwa penyelidikan berfokus pada dugaan pemberian keuntungan tidak sah, termasuk tiket pertandingan yang dialihkan ke pihak luar melalui jaringan internal. Sejumlah pejabat dari kota-kota tuan rumah Euro 2024, termasuk Balai Kota, juga menjadi sasaran penggeledahan. Kasus ini bermula dari penyelidikan terhadap dua tersangka: seorang warga Jerman berusia 66 tahun dan warga Prancis berusia 46 tahun, yang diduga menjadi penerima tiket ilegal.

Penggeledahan ini terjadi hanya sehari setelah Jerman gagal melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, mengakhiri ambisi tim asuhan Julian Nagelsmann yang diharapkan bisa bersaing untuk gelar. Meski tidak ada kaitan langsung antara kegagalan timnas dengan skandal korupsi, insiden ini memperburuk citra DFB yang sudah lama menjadi sasaran kritik atas tata kelola keuangan dan transparansi. Pihak berwenang masih menyelidiki seberapa luas jaringan penyalahgunaan tiket dan apakah ada keterlibatan pejabat tinggi DFB.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading