terkini24.com,- Argentina kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli dini hari WIB, setelah gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. Leandro Paredes, gelandang Argentina, menjadi pusat kritik akibat performa agresifnya di lapangan dan insiden kekerasan usai laga, namun ia menegaskan tidak peduli dengan hujatan yang mengalir deras.
Paredes, yang bermain untuk Boca Juniors, mendapat kartu kuning di menit ke-52 dan terlibat beberapa pelanggaran berbahaya, tetapi tidak diberi kartu merah. Setelah pertandingan berakhir, ia terlibat konflik fisik dengan pemain Spanyol Eric Garcia dan Gavi, termasuk aksi mencekik Garcia dan membanting Gaviโtindakan yang tidak dihukum wasit. Meski menjadi sorotan negatif, Paredes menyatakan sengaja tidak mendengarkan komentar publik selama turnamen. โJika saya mendengarkan semua yang ada di luar sana, saya pasti sudah gila,โ ujarnya. Ia mengakui Spanyol lebih unggul dan layak menjadi juara, serta menghargai perjalanan tim Argentina selama delapan tahun terakhir.
FIFA dikabarkan sedang menyelidiki insiden pasca-laga, sementara anggapan bias wasit terhadap Argentina terus bergulir sejak laga 16 besar melawan Mesir. Paredes tetap bersikeras bahwa fokusnya hanya pada permainan, bukan pada opini di luar lapangan.

















