terkini24.com,- Lionel Messi dan Kylian Mbappe sama-sama mengoleksi delapan gol menjelang laga terakhir Piala Dunia 2026, memicu persaingan sengit untuk gelar Sepatu Emas. Kedua pemain masih memiliki satu kesempatan untuk menambah gol: Messi akan bertanding di final melawan Spanyol, sementara Mbappe menghadapi Inggris di pertandingan perebutan peringkat ketiga. Jika jumlah gol tetap imbang, FIFA akan menentukan pemenang berdasarkan aturan tie-breaker resmi.
Menurut aturan FIFA, jika jumlah gol sama, prioritas pertama diberikan pada jumlah assist. Saat ini, Messi unggul dengan empat assist, sedangkan Mbappe mengumpulkan tiga assist. Jika assist juga seimbang, penentuan akan bergantung pada total menit bermain—dengan pemain yang lebih sedikit menit bermain mendapat prioritas. Hingga saat ini, Mbappe telah bermain 609 menit, lebih singkat dari Messi yang mencatat 620 menit.
Pesaing lain seperti Harry Kane dan Jude Bellingham, yang masing-masing mengoleksi enam gol, masih memiliki peluang teoretis untuk menyusul, tetapi mereka harus mencetak tiga gol dalam laga melawan Prancis untuk menyamai delapan gol. Sementara itu, Erling Haaland, yang berada di posisi ketiga dengan tujuh gol, sudah tidak bisa lagi bermain karena timnya tersingkir di perempat final.
FIFA menegaskan bahwa gelar pencetak gol terbanyak tidak hanya mengukur produktivitas, tetapi juga kontribusi dan efisiensi, sehingga assist dan durasi bermain menjadi penentu krusial dalam kasus seri gol. Pertandingan final Argentina vs Spanyol dan perebutan tempat ketiga Prancis vs Inggris akan menjadi penentu akhir siapa yang berhak memegang Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
















