Terkini24.com,- Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni memimpin Albiceleste lolos ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal, Kamis (16/7/2026). Kemenangan ini membawa Argentina ke final untuk kedua kalinya berturut-turut, setelah juara di Piala Dunia 2022. Namun, di tengah euforia kemenangan, media Spanyol justru memperbincangkan latar belakang pribadi Scaloni — menggambarkannya sebagai “orang Spanyol yang menyusup ke Argentina”.

Scaloni, yang berusia 48 tahun, pernah menimba ilmu kepelatihan di Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di bawah bimbingan Luis de la Fuente, yang kini menjadi pelatih tim nasional Spanyol. Ia tinggal di Mallorca, Spanyol, selama lebih dari satu dekade bersama keluarganya, dan menganggap pulau itu sebagai rumah. Dalam konferensi pers pasca-laga, Scaloni mengakui keterikatan emosionalnya dengan Spanyol: “Saya memiliki keluarga Spanyol, saya tinggal di Spanyol, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sangat istimewa.”

Media Spanyol, Hola, menyambut kualifikasi Argentina ke final dengan judul tajam: “Lionel Scaloni, ‘orang Spanyol’ yang menyusup ke tim nasional Argentina”. Artikel tersebut menyoroti kehidupan pribadinya di Sierra de Tramuntana, tempat ia menjauhkan diri dari hiruk-pikuk sepak bola internasional. “Sejak memimpin Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, Scaloni menjadi salah satu pelatih paling dikagumi di dunia,” tulis Hola, menekankan bahwa meski ia memimpin tim Argentina, identitas dan kehidupannya sangat melekat pada Spanyol.

Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol akan digelar dalam situasi unik: dua negara bertemu di atas lapangan, sementara pelatih tim tamu dianggap oleh banyak orang sebagai bagian dari keluarga sepak bola Spanyol.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading