terkini24.com,- PSSI dan ILeague menyambut hangat kembalinya kehadiran suporter tim tamu dalam laga pembuka Super League 2026/2027, yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Jumat (4/9) malam WIB. Ribuan pendukung PSS Sleman memadati tribun penonton meski timnya kalah 1-2 dari tuan rumah Bali United, dalam pertandingan yang berjalan sportif. Ini menjadi momen bersejarah sejak larangan suporter tamu dicabut setelah empat tahun diberlakukan menyusul Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan 135 orang.

Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha menyatakan kegembiraannya atas kembalinya semangat suporter ke stadion. โ€œSenang sekali, karena saya selalu percaya bahwa suporter itu adalah orang-orang yang sangat mencintai sepak bola. Kalau kita mencintai sesuatu maka kita akan menjaganya. Saya pasti percaya bahwa supporter sepak bola di Indonesia dari klub manapun itu pasti akan menjaga sepak bola kita,โ€ ujarnya dalam wawancara di lokasi pertandingan.

Senada, CEO ILeague Ferry menekankan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap evaluasi ketat. โ€œYa, bagus. Tapi memang harus selalu ada penguatan terkait kehadiran suporter tamu ini. Karena ini baru pertandingan pertama, tidak boleh lengah dan berpuas diri,โ€ katanya. Ferry menambahkan, sportivitas dan fair play harus terus dijunjung tinggi, tanpa ruang bagi anarkisme atau tindakan kriminal, agar pertandingan tetap menjadi tontonan yang menghibur dan bermanfaat bagi perkembangan klub.

Pencabutan larangan suporter tamu menjadi langkah simbolis dalam pemulihan sepak bola Indonesia pasca-Tragedi Kanjuruhan. Kebijakan ini tidak bersifat permanen dan akan terus dipantau berdasarkan perilaku suporter selama kompetisi berlangsung.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading