terkini24.com,- Lisandro Martinez menanggapi keras tuduhan bahwa Timnas Argentina menjadi sasaran kebencian berlebihan selama Piala Dunia 2026, menegaskan bahwa semua kritik terhadap timnya tidak berdasar. Bek andalan Argentina itu menilai tuduhan bias wasit, gaya bermain kasar, dan sikap tak berkelas selama turnamen hanyalah narasi yang tidak mencerminkan kenyataan di lapangan. Ia menekankan bahwa para pemain selalu menghormati lawan, termasuk saat tidak ikut merayakan kemenangan Spanyol usai final, yang menurutnya justru bentuk penghormatan kepada para suporter Argentina yang terus menyanyi di tribun.
Martinez menambahkan bahwa kekesalannya bukan hanya pada tuduhan yang tidak adil, tetapi juga pada bagaimana perjuangan timnya—dari kerja keras di lapangan hingga dukungan luar biasa dari fans—diabaikan dan diganti dengan stigma negatif. “Mereka berbicara tentang kami yang arogan, tapi mungkin itu lebih mencerminkan sikap mereka, bukan kami,” ujarnya, merujuk pada pernyataan yang dilansir dari *World Soccer Talks* dan akun resmi *The Touchline*.
Ia menegaskan kembali bahwa Argentina tidak pernah meninggalkan lapangan saat prosesi pengangkatan trofi, dan tetap berdiri di tengah lapangan bukan karena sikap sombong, melainkan untuk menghormati suporter yang terus mendukung mereka hingga detik terakhir.

















