terkini24.com,- Laga final Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 berlangsung ketat di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada Minggu, 28 Juni 2026. Pasangan dari Makassar, Ahmad Dartian dan Andi Kaharuddin, berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Jhonson Pieter Tambunan dan Fitriyadi dengan strategi taktis dan ketenangan luar biasa, merebut gelar juara dalam ajang yang diikuti 512 pasangan atlet dari seluruh Indonesia.
Turnamen yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) ini menjadi seri kedua dari tujuh rangkaian kompetisi nasional tahun 2026. Selain nomor ganda, ajang ini juga mempertandingkan kategori tunggal putra dan putri. Di kategori tunggal putra, Rian keluar sebagai juara, diikuti Codey, Dedy, dan Karaeng. Sementara di tunggal putri, Nur berhasil mengungguli Bintang, Ade Irma, dan Puji.
Total hadiah senilai Rp200 juta diperebutkan dalam ajang yang tidak hanya menampilkan keahlian bermain domino, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarpenggemar olahraga tradisional dari berbagai daerah. Wakil Ketua Umum PB PORDI, Haji Mashur Bin Mohd Aliyas, memuji semangat sportivitas para atlet. โKemenangan ini bukan hanya soal menjadi yang terbaik di meja pertandingan, tetapi juga bukti bahwa domino mampu melahirkan atlet berprestasi dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,โ ujarnya.
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menegaskan komitmen organisasi untuk mengangkat domino sebagai olahraga prestasi yang positif dan berkelanjutan. โKami ingin domino menjadi wadah silaturahmi sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan membawa olahraga ini ke level nasional maupun internasional,โ katanya.
Pasangan peringkat tiga diraih Muslimin dan Anwar Firdaus dari Gardu Anak Gang Badik, DKI Jakarta, setelah mengalahkan Alfian Budi dan Luthfi dari Gardu Phoenampungan. Kemenangan Makassar ini menjadi sorotan besar, mengingat Jakarta sebagai tuan rumah dan pusat aktivitas olahraga nasional.
Dengan kemenangan ini, pasangan dari Sulawesi Selatan kembali membuktikan kekuatan daerahnya dalam olahraga tradisional yang kini semakin diakui sebagai bagian dari kekayaan budaya dan sportivitas Indonesia.

















